 |
| Pamflet Dzikir Nasional 2011 |
Demi mewujudkan kecintaan terhadap Bangsa, Atas nama kampus dan UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa), fummri tidak tanggung-tanggung walaupun lumayan jauh dari kampus, sekitar 2 jam perjalanan dengan menggunakan bis umum, kami berangkat sejak jam 10.00 WIB dari kampus dan sampai di masji AT Tiin sekitar jam 12.00 WIB. Melalui terminal Kampung Rambutan lalu dilanjutkan dengan naik Angkot dari terminal Kmp Rambutan ke masjid AT Tiin.
Ongkos yang dihabiskan sejak itu sekitar Rp.25.000,00 diluar ongkos makan dll. Namun semua itu tidaklah mengurangi semangat fummri G11, mudah-mudahan dengan pengorbanan itu, Allah swt menilainya sebagai pahala yang mulia dan memberikan ganjaran yang lebih baik atas pengorbanan tersebut. amin ya robbal alamin
Sebenarnya Dalam acara tersebut salah satu tujuan sahabat fummri, kenapa berangkat begitu dini dari jadwal Dzikir adalah karena pada Pamflet itu ada agenda Festival Nasyid yang merupakan Kegiatan Fummri dalam FSI (Festival Seni Islam) ramadhan 1431 H / 2010 kemarin yaitu Festival Nasyid dan marawis, Na sahabat fummri ingin berniat untuk belajar dari agenda ini. Namun setelah disana ternyata tidak ada pergelaran nasyid (mungkin .....??? fositif thingking ajalah) yang ada hanya marawis, itu pun tidak begitu ramai. Sebenarnya diphamflet itu juga tidak dipublis siapa artis nasyidnya, jadi memang wajar kalo tidak ada nasyid, artinya agenda itu boleh ada dan boleh gak ada. logikanya kan begitu, coba seandainya ada yang diagendakan misalanya SOHAR alias Soutun Harakha maka pasti ada karena ada agenda, bukan begitu sahabat fummri -_-???

Baik kita masuk pada acara, acara tersebut dimulai sejak ba'da asyar selesai, dan agenda pertama oleh : Prof. Dr. Hj. Tutty Alawiyah AS. na yang menarik dari Beliau dan perlu di contoh adalah kebesaran jiwanya untuk mengurus anak yatim, beliu menghadirkan sekitar 200 anak yatim dalam agenda tersebut, belaiu berpesan bahwa barang siapa yang menyantuni anak yatim di dunia maka diakhirat kelak anak-anak yatim tersebut akanmenjadi pelindungnya, jika seorang manusia perna menyantuni anak yatim di dunia dan diakhirat nanti orang yang menyantuni anak yatim tersebut masuk neraka maka anak yatim itu akan mengadu kepada allah bahwa keluarkan lah dia dari api nerakamu ya allah, sesungguhnya dia perna menyantuniku di dunia,,
seperti dikutip oleh hadis rasulullah 1). Hadits Riwayat Bukhori.
01. Rosululloh shollallohu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Aku dan orang-orang yang mengasuh/menyantuni anak yatim di Surga seperti ini", Kemudian beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah seraya sedikit merenggangkannya. (HR. Bukhori).
02. “Bersikaplah kepada anak yatim, seperti seorang bapak yang penyayang." (HR. Bukhori).
03. “Siapa yang mengasuh anak yatim dan berbuat baik pada mereka akan dijadikan baginya tirai pelindung dari api neraka”. (HR. Bukhori).
2). Hadits Riwayat Turmudzi.
01. “Barangsiapa yang menanggung anak yatim di rumahnya yakni ia diberi makan dan minum (sama dengan makan dan minumnya), maka Allah SWT akan memasukkan ia di surga, kecuali jika ia melakukan dosa yang tidak dapat diampuni”. (HR. Turmudzi).
02. “Barang siapa mengurus anak yatim yang memiliki harta, hendaklah ia perniagakan, dan janganlah membiarkannya (tanpa diperniagakan) hingga habis oleh sedekah (zakat dan nafakah)”. (HR. Tirmizi, Daraquthni, dan Baihaqi dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya Abdullah bin ‘Amr bin Ash).
3). Hadits Riwayat Ibnu Majah.
01. “Sebaik-baik rumah kaum muslimin ialah rumah yang terdapat di dalamnya anak yatim yang diperlakukan dengan baik dan seburuk-buruk rumah kaum muslimin ialah rumah yang di dalamnya terdapat anak yatim, tapi anak itu diperlakukan dengan buruk”. (HR. Ibnu Majah).
4). Hadits Riwayat Muslim.
01. Dari Abu Hurairah r.a.Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baiknya wanita adalah yang paling sayang terhadap anak yatim yang masih kecil..” (HR. Muslim).
5). Hadits Riwayat Thabrani.
01. Rasulullah SAW bersabda: Sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi. (HR Thobroni, Targhib, Al Albaniy : 254).
6). Hadits Riwayat Ahmad.
01. Suatu ketika Saib bin Abdulloh rodhiyallohu ‘anhu datang kepada Rasulullah SAW, maka Rasulullah SAW bersabda kepadanya: “Wahai Saib, perhatikanlah akhlak yang biasa kamu lakukan ketika kamu masih dalam kejahiliyahan, laksanakan pula ia dalam masa keislaman. Jamulah tamu, muliakanlah anak yatim, dan berbuat baiklah kepada tetangga.” (HR.Ahmad dan Abu Dawud, Shohih Abu Dawud, Al-Albani : 4836).
7). Hadits Riwayat Abu Ya'la.
01. “Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga”. (HR. Abu Ya'la dan Thobroni, Shohih At Targhib, Al-Albaniy : 2543).